Skuad ‘Biasa’ Real Madrid Lebih Yahud dari Barcelona

Posted on

Real Madrid sanggup tampil persisten serta sukses kuasai pucuk klassemen La Liga walau sudah kehilangan figur Cristiano Ronaldo serta bukan lagi team Los Galacticos.

Sebelumnya, beberapa orang yang menyangsikan Real Madrid bisa berprestasi selesai ditinggal si megabintang Cristiano Ronaldo. Lumrah, CR7 sempat jadi ruh permainan Los Blancos.

Seringkali dia ada untuk pembeda di waktu kritis. Deretan rekor fenomenal juga terukir karena kedahsyatan Ronaldo.

Tetapi, Zinedine Zidane memahami benar harus bagaimana tanpa ada Ronaldo. Walau Zidane sempat merasai jadi pemain bintang, dia tidak ngotot harus mempunyai pemain paling baik dunia di club yang dilatihnya.

Zidane memang sukses datangkan Eden Hazard musim kemarin dengan keinginan dapat gantikan sempat penting Ronaldo. Tetapi, api jauh dari panggang. Hazard belum sanggup penuhi harapan si entrenador sebab semakin banyak bergelut dengan luka. Pria asal Prancis itu tidak kehabisan akal.

Zinedine Zidane memutuskan untuk melakukan investasi ke bakat muda yang mempunyai potensi jadi bintang

Vinicius Junior, Marco Asensio atau Rodrygo perlahan-lahan mengkilap di bawah instruksinya. Spesial Vinicius, pemain berumur 20 tahun itu semakin gigih untuk unjuk gigi.

Striker sayap asal Brasil itu tetap berkobar-kobar bila dikasih keyakinan bermain. Musim ini, Vinicius termasuk sukses gantikan Hazard yang belum sembuh luka.

2 gol telah dilesakkan Vinicius di empat pertandingan Liga Spanyol. Dia jadi salah satunya striker paling beresiko Madrid musim ini bersama-sama Karim Benzema serta Asensio.

Sampai sekarang, Zidane memanglah belum mempunyai dua striker masih untuk mengikuti Benzema di baris depan. Tetapi, Vinicius serta Asensio sangat bernafsu untuk merampas tempat penting.

Tim Los Blancos dua musim paling akhir memang minim mengambil pemain bintang. Cedera Jovic yang disiapkan untuk alternatif Benzema harus senang jadi penghuni kursi cadangan.

Zidane masih memercayakan muka lama jenis Cedera Modric, Toni Kroos, Casemiro, Raphael Varane, serta Sergio Ramos. Ferland Mendy serta Federico Valverde mulai banyak mendapatkan peluang untuk starter.

Zidane masih tetap mempunyai Martin Odegaard serta Lucas Vazquez yang dapat dihandalkan untuk pemain pelapis bermutu.

Dengan formasi tim ‘biasa’ itu Madrid masih sanggup kuasai pucuk klassemen sesaat Liga Spanyol. El Real sekarang mengepak 10 point hasil dari tiga kemenangan serta satu seri.

Hasil yang lumayan bagus buat team yang tidak dapat lagi mengakui untuk Los Galacticos

Minimal perolehan Madrid pada awal musim lebih bagus dari lawan kekal mereka, Barcelona.

Kedatangan pelatih Ronald Koeman membuat Barcelona untuk team elite yang sangat repot berbelanja pemain. Koeman diprediksikan untuk membuat lagi tim Blaugrana yang musim depan berkesempatan ditinggal pemain ikonik, Lionel Messi.

Selama ini Barcelona sah datangkan lima pemain salah satunya Sergino Dest dari Ajax serta Miralem Pjanic dari Juventus. Sesaat Ivan Rakitic serta Luis Suarez telah dilepaskan.

Barca di bawah Koeman masih menyangsikan walau belum terkalahkan. Sesudah mendapatkan dua kemenangan berturut-turut, Messi dkk cuman sanggup bermain seri musuh Sevilla serta membuat mereka harus senang tempati rangking ke-5.

Perolehan Madrid yang tanpa ada Galacticos selama ini masih lebih bagus dari Barcelona yang geliat di bursa transfer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *