Curhat Panjang Emiliano Martinez Usai ‘Dibuang’ Arsenal

Posted on

Emiliano Martinez pada akhirnya membuka suara selesai dilepaskan Arsenal ke Aston Villa belakangan ini. Suaranya terdengar untuk bentuk kritikan serta protes pada The Gunners, walau ia menampik disebutkan demikian.

Bagaimana tidak, Martinez telah menunjukkan diri jika ia patut jadi penjaga gawang nomor satu Arsenal. Ia tampil benar-benar baik saat Bernd Leno luka panjang musim kemarin. 

Serta semestinya Martinez wajar jadi penjaga gawang nomor satu, bukan sebatas pelapis. Tetapi, rupanya Arsenal kembali lagi meyakini Leno sesudah ia sembuh seutuhnya.

Berikut yang membuat Martinez sedih serta minta ke Aston VIlla. Sekarang ia juga membuka suara tentang perlakuan club yang tidak adil.

Suara Martinez

Martinez masuk dengan The Gunners di tahun 2010 lantas, tetapi ia semakin banyak dipinjami ke club lain. Ketika yang serupa Arsenal terus datangkan penjaga gawang baru seperti Petr Cech serta Bernd Leno, Martinez juga semakin terpinggirkan.

Pada akhirnya ia punyai peluang jadi penjaga gawang nomor satu musim kemarin, walau itu terbantu luka Leno. Sayangnya, Martinez kembali lagi dikecewakan faksi club.

“Saya pada akhirnya jadi penjaga gawang no. 1 serta siap melakukan. perlu 10 tahun untuk sampai di situ. Anda berlatih untuk penjaga gawang tiap hari, tetapi tidak ada yang menyiapkan Anda untuk jalan hidup,” membuka Martinez ke Independent.

Beberapa tahun berat

Perjalanan Martinez untuk pemain Arsenal benar-benar berat. Ia terus duduk di kursi cadangan serta sangat terpaksa melihat Arsenal bergonta-ganti penjaga gawang, walau sebenarnya semestinya itu peluangnya.

“Tidak ada yang latih Anda untuk menangani frustrasi, untuk menangis. Apa yang perlu dilaksanakan waktu Anda tidak bermain semasa empat bulan? Akankah Anda terus meluncur atau mental Anda mati?” sambung Martinez.

“Saya bisa melakukan perbuatan jauh lebih bagus sepanjang tahun, tetapi selanjutnya dunia mulai lihat apakah yang dapat saya kerjakan. “

Disangka jadi no.1

Martinez menolong Arsenal memenangkan Community Shield dengan menaklukkan Liverpool pada Agustus kemarin.Waktu itu ia menyangka akan dipercayai gantikan Bernd Leno.

Tetapi, demikian namanya tidak masuk ke daftar starter pada tanding pembuka Premier League kontra Fulham, Martinez langsung memastikan pergi.

“Saya anggap bila saya bermain pada laga itu [Community Shield] saya akan jadi no.1 , tetapi sesudahnya belum juga tahu siapa yang akan jadi starter di liga,” lanjut Martinez.

“Saya dikasih tahu jika ada 95% peluang saya jadi starter kontra Fulham, tetapi selanjutnya saya memikir: ‘mengapa tidak 100%?’. Ada merasa aneh. Orang-orang ingin saya bertahan, tetapi waktu itu saya memastikan pergi”

Pergi dengan kepala tegak

Akhir kata, Martinez nampak meredam kekesalannya, di lain sisi ia juga berasa bangga dapat pergi untuk penjaga gawang no.1 sesudah sekian tahun berusaha.

“Saya tidak sedih atau emosional, saya bangga sukses melakukan. Saat saya datang di Arsenal, ada 9 penjaga gawang di muka saya,” tambah Martinez.

“Tiap tahun saya harus menunjukkan diri, serta pergi untuk no.1. Itu akhir narasi saya di situ,” tutupnya.

Sumber: Independent

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *