Berita duka menyelimutinya Brunei Darussalam. Putra ke-2 dari Raja Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah, Pangeran Haji Abdul Azim wafat.Pangeran Abdul Azim wafat tempo hari, Sabtu (24/10), ke jam 10.08 waktu ditempat.

Pangeran Brunei itu wafat di umur 38 tahun. Abdul Azim ada di baris ke-4 takhta Brunei. Dikutip dari beberapa sumber, Pangeran Abdul Azim adalah putra Raja Brunei Darussalam dengan bekas istri kedua-duanya, Hajah Mariam. Pangeran Abdul Azim adalah anak sulung dari perkawinan itu. 

Pangeran Abdul Azim terlahir di Bandar Seri Begawan ke tanggal 29 Juli 1982 kemarin. Ia sempat belajar dalam Sekolah Internasional Brunei, Instansi Raffles Singapura serta Kampus Oxford Brookes.

Di tahun 2008, Pangeran Abdul Azim pernah mengikut pelatihan training perwira sepanjang 9 bulan di Royal Military Academy Sandhurst. Tetapi, ia keluar dari training itu sesudah satu minggu mengikutnya.

Pangeran Azim diketahui selaku seorang pembela seni serta industri kreatif. Seperti ibu serta saudara-saudaranya, diperjuangkan serta dengan baik hati memberi untuk banyak hal sekitar pemuda serta penyandang disabilitas.

BACA – Zlatan Ibrahimovic Pemain Paling Berpengaruh di Serie A, Melebihi Cristiano Ronaldo

Di tahun 2009, Pangeran Haji Abdul Azim membuat tas untuk perusahaan MCM yang dapat dikenai baik pria atau wanita. Hasil pemasaran tas itu dia beri ke satu tubuh amal Make A Wish Foundation UK serta dia terdaftar selaku donatur.

Tetapi, figur Pangeran Abdul Azim cukup polemis. Beberapa tempat, pernah mengait-ngaitkannya dengan individu-individu lesbian, gay, biseksual, serta transgender serta queer (LGBTQ).

Dikutip dari Newsweek, Pangeran Abdul Azim adalah seorang produser film di Daryl Prince Productions yang berbasiskan di London. Ia populer dengan style hidupnya yang sarat dengan acara pesta pora. Pangeran Abdul Azim seringkali diberitakan mengadakan acara pesta eksklusif yang habiskan dana miliaran rupiah.

Lingkaran sosialnya meliputi beberapa selebriti Hollywood yang bertepatan simpatisan komune LGBT. Di akhir 2017, dia sempat difoto sedang pesta bersama-sama Pamela Anderson di acara pesta peluncuran koleksi lingerie terkini Coco De Mer. Pangeran Abdul Azim sempat juga nampak pesta dengan Mariah Carey.

Sudah diketahui, Pangeran Abdul Azim wafat Sabtu (24/10) tempo hari. Ia disebutkan pernah dirawat di rumah sakit beberapa lama sebelumnya wafat. Tetapi tidak dikenali penyakit yang dialami putra Raja Brunei itu.

Kematian Pangeran Brunei dipublikasikan dengan sah lewat radio serta koran ditempat. Brunei juga memutuskan periode berdukacita sepanjang 7 hari.

Lihat agenda kompetisi badminton yang demikian itu padat pada 2021 kedepan, PBSI menyiapkan cara mengantisipasi tentang rasio prioritas beberapa program. Ini dilaksanakan selesai Asosiasi Bulu Tepis Dunia (BWF) yang tunda beberapa kejuaraan pada 2020 ke 2021.

Seperti sudah dipublikasikan International Olympic Committee (IOC), penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 diundur ke tengah tahun 2021. Di kalender BWF tercantum dua kejuaraan utama di tahun 2021 yakni Piala Sudirman serta kejuaraan dunia. Sekretaris Jenderal BWF Thomas Lund menjelaskan bukan tidak kemungkinan untuk mengadakan dua gelaran itu pada 2021.

Bisanya Piala Thomas serta Piala Uber dimainkan pada tahun genap, sedang Piala Sudirman pada tahun ganjil. Kejuaraan Dunia umumnya tidak dimainkan di tahun penyelenggaraan Olimpiade, tetapi sebab tahun ini olimpiade diundur, karena itu agenda kejuaraan dunia tahun kedepan masih ada.

“Ini adalah rintangan untuk kami, tetapi kami percaya jika semua kemungkinan. Kami akan mengendalikan lagi agenda serta kalender kejuaraan tahun kedepan untuk bikin moment-event ini dapat dilaksanakan,” tutur Lund dalam pertemuan wartawan virtual BWF.

Pikir Pemain Pelapis

“Kami tidak dapat menjanjikan apa saja pada 2021, walau banyak perkiraan seperti ada vaksin, bagaimana dunia akan berjalan kembali normal di 2021, berikut yang kami monitor terus hingga kami dapat berencana beberapa skrip serta opsi untuk mengadakan kompetisi selekasnya,” jelas Lund.

Lund menjelaskan tidak dapat lupakan pemain pelapis yang perlu kompetisi badminton untuk berlaga. Ini jadi PR buat BWF, kecuali memberikan fasilitas kompetisi buat beberapa pemain teratas level. “Ada pemain pelapis yang perlu kami pikir, tidak cuma 32 pemain paling baik yang akan berlaga di Thailand saja di level super 1000 serta BWF World Tur Finals. Dan juga level seterusnya teratas 50, kami harus pikirkan langkah buat mereka berlaga serta ini rintangannya banyak juga,” jelas Lund.

Tentukan Prioritas

Disamping itu, PBSI memperhitungkan padatnya kalender kejuaraan 2021 dengan tentukan apapun sebagai arah penting. “Banyak kompetisi yang tidak sangat mungkin untuk dikerjakan pada tahun 2020 serta kami menghormati keputusan BWF sebab alasan penting tentu kesehatan serta keselamatan olahragawan,” kata Susy.

“Mengantisipasi dari PBSI ialah penataan penentuan sasaran serta pengiriman pemain, mana saja yang perlu diprioritaskan. Khususnya mereka yang perlu point ke Olimpiade pasti lain dengan mereka yang telah amankan ke Olimpiade. Seperti Kevin (Sanjaya Sukamuljo)/Marcus (Fernaldi Gideon), contohnya,” lanjut Susy.

Susy menjelaskan beberapa olahragawan juga harus memperhitungkan padatnya agenda laga pada tahun depan. Dengan jaga situasi serta menyiapkan diri sebaik-baiknya terutamanya mendekati kompetisi-turnamen utama di tahun 2021. Bila diurutkan, target utama PBSI ialah Olimpiade, Piala Thomas serta Uber, Piala Sudirman dan kejuaraan dunia serta All England.

Persistensi Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti akan dites dalam Mola TV PBSI Home Turnamen 2020. Hal tersebut mengejar mundurnya Greysia Polii.
Greysia mundur dari Mola TV PBSI Home Turnamen 2020 sebab keadaannya yang tidak bugar. Dia alami flu hingga mengharusnya ia istirahat lebih lama.

Keadaan itu ternyata memengaruhi konsentrasi ganda putri yang sebelumnya ditanggung pada pasangan delapan dunia Greysia/Apriyani Rahayu.

Tetapi sebab Apriyani terpasangkan dengan Amalia Sinar Pratiwi yang disebut pemain muda. Dampaknya berubah ke Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

“Konsentrasinya saat ini ke Fadia/Ribka, apa mereka dapat tampil persisten seperti di home turnamen?” tutur pelatih kepala ganda putri Eng Hian dalam launching PBSI.

Menyinggung persiapan team ganda putri, ucap Eng Hian, kurang lebih sama juga dengan persiapan turnamen umumnya. Berarti, volume serta intensif latihannya sesuai dengan keperluan pemain.

“Judulnya kan simulasi, jadi memang ini menjadi peluang untuk kami dalam menyiapkan diri serta eksperimen mendekati Piala Uber,” tutupnya.

Diketahui, Mola TV PBSI Home Turnamen 2020 diadakan karena tidak ada turnamen internasional sebagai pemanasan team Merah Putih.

Piala Thomas serta Uber 2020 akan berjalan di Aarhus, Denmark, 3-11 Oktober

Team Uber Indonesia masuk di Group B. Indonesia satu group dengan kompetitor terkuat, Korea Selatan, dan Australia serta Malaysia.

Rabu (9/9)
08.30 WIB
Banteng vs Harimau

Ruselli Hartawan vs Putri Kusuma Wardani
Amalia Sinar Pratiwi/Apriyani Rahayu vs Febriana Dwipuji Kusuma/Putri Syaikah
Choirunnisa vs Asty Dwi Widyaningrum
Meilysa Teias Puspita Sari/Rachel Allessya Rose vs Agatha Imanuella/Nita Violina Marwah
Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Bilqis Prasista

Link Live Streaming

15.00 WIB
Garuda vs Rajawali
Gregoria Mariska Tunjung vs Fitriani
Febby Valencia Dwijayanti Gani/Yulfira Barkah vs Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti
Stephanie Widjaja vs Saifi Rizka Nur Hidayah
Jesita Putri Miantoro/Lanny Tria Mayasari vs Melani Mamahit/Tryola Nadia
Aisyah Sativa Fatetani vs Komang Ayu Cahya Dewi

Jonatan Christie melewati team Garuda di laga pertama MolaTV PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020. Permainan Anthony Sinisuka Ginting telah ia terka.
Jonatan tampil untuk tunggal pertama Team Rajawali waktu hadapi Anthony Ginting (team Garuda) di Pelatnas PBSI, Cipayung, Selasa (1/9/2020).

Dalam pertandingan itu, Jonatan sukses menuai kemenangan selesai bermain tiga game atas Anthony dengan score 21-17, 17-21, 21-14.

Jonatan Christie akui sudah meramalkan tidak akan gampang menantang partnernya itu. Karena itu, dari pertama dia buat persiapan fisik serta taktiknya.

“Sebab jika telah lelah beda lagi taktiknya. Dari pertama game sampai point 11 ialah point yang penting,” kata Jonatan dalam launching PBSI.

“Barusan kami bermain lumayan baik, sama-sama jual membeli gempuran. Kita semua paham Anthony punyai gempuran yang bagus serta pukulan mematikan. Jika taktik, saya harus lebih siap defense-nya, jika defense tembus, buat Anthony yakin diri, rivalnya justru tidak yakin diri,” ia menerangkan.

 

 

“Saya pikir kemenangan di game pertama akan membuat mereka lebih yakin diri sebab teamnya telah unggul,” papar Jonatan.

Di lain sisi, Jonatan Christie menuai pelajaran baru dari replikasi kejuaraan beregu ini.

“Ini ibarat latihan game, saya kira seperti latihan tetapi dilihat, latihan yang lumayan baik untuk persiapan ke Thomas Cup. Saya ketahui pertandingan ini tidak gampang, akan berjalan lama,” kata peraih gelar New Zealand Open ini.